16 Tanda Pernikahan Beracun yang Sering Tak Disadari (part 1)
Kategori: Relationship

Tanda Pernikahan Beracun – Sudah seharusnya pernikahan membawa kebahagian untuk kedua pasangan. Namun jika hanya ada satu orang yang diuntungkan, bisa jadi hubungan itu beracun. Menikah itu bukan cuma untuk waktu yang singkat lo. Karena itu, tidak seharusnya pernikahan beracun dibiarkan. Masalahnya, terkadang orang tidak menyadari bahwa dia sedang menjalani hubungan semacam itu. Berikut ini tanda pernikahan beracun yang jarang disadari.

8 Tanda Pernikahan Beracun

Pemikiran dan Pendapat Dibatasi Pasangan

Di dalam hubungan beracun, kamu jarang atau bahkan tidak pernah diizinkan mengemukakan pendapat, perasaan, atau keinginan. Kamu merasa jika pun diberi mikrofon dan diminta berteriak kencang, suara pasanganlah yang terdengar mengalahkan suaramu. Sedih ya?

Karena tidak diizinkan mengekspresikan diri, dia bahkan sering mencemooh atau meremahkan ketika kamu mencoba. Dalam pernikahan sehat, pasangan akan saling menyelaraskan perihal pikiran dan perasaan.

“Pasangan yang sehat tidak akan pernah menyingkirkan perasaan, pemikiran, dan pendapat pasangannya dan tidak pernah menyuruh apa yang harus dipikirkan atau dilakukan pasangannya,” kata Dr Karen Philip, psikoterapis konseling dan penulis buku Communication Harmony.

Kamu Tidak Memiliki Kendali untuk Memutuskan

Apa kamu sendiri yang menentukan ke mana kamu pergi, apa yang kamu pakai, bagaimana kamu bicara, dan pada siapa kamu bicara? Atau kamu sengaja mengambil keputusan dengan penuh rasa takut kalau-kalau pasangan marah?

Kalau kamu hidup dalam tekanan, selalu merasa takut pasangan akan marah jika kamu melakukan sesuatu, itu bisa jadi tanda pernikahan beracun.

Jarang Ada Kompromi

 Ada kalanya kamu merasa tidak berguna karena pasangan mengambil alih semua keputusan dalam hal apa pun. Bahkan urusan remeh temeh seperti memilih furnitur dan hiasan untuk rumah, memilih cat tembok, dan lain sebagainya. Dia sama sekali tidak memandangmu sebagai seseorang yang bisa diajak diskusi. Saat kamu mengajaknya kompromi, dia menunjukkan gelagat yang tidak mengenakkan.

Ketika salah satu pasangan mendominasi, hubungan yang penuh racun terdefinisi. Ciri-ciri ini seharusnya sudah bisa kamu “endus” sebelum menikah.

Sengaja Menolak Batasan

Misalnya, kamu mengatakan ada aturan baru di tempat kerja yang membatasi karyawan untuk mengirim pesan terlalu sering saat jam kerja. Tanpa rasa simpati, dia justru mengirim puluhan bahkan ratusan pesan. Contoh lain, kamu bilang kurang nyaman jika pasangan membagikan foto-foto kalian liburan, tapi dia tidak mengindahkannya dan membagikan foto-foto tersebut. Dia tidak mau mencoba memahami kenyamanan dan keamananmu.

Pernikahan yang penuh cinta pastinya memikirkan perasaan masing-masing pasangan. Betul?

Menyabotase Jalanmu untuk Berkembang

Susah pastinya punya pasangan yang maunya unggul sendiri. Dia nggak segan menjegal atau menyatakan ketidaksetujuan ketika kamu ingin mengembangkan diri. Maunya kamu di rumah dan mengikuti apa yang dia ucapkan. Dia tidak ingin kamu terlihat lebih baik.

Hal ini dikarenakan orang-orang yang penuh racun tidak ingin dilampaui, kalah, dan tertinggal. Karena merasa tidak nyaman, dia tidak segan untuk menertawakan, menggoyahkan niat, dan  “menyeretmu” kembali ke cangkang.

Pernikahan yang sehat justru akan membuat kamu berani melangkah keluar untuk menjadi pribadi yang lebih bersinar.

16 Tanda Pernikahan Beracun yang Sering Tak Disadari (part 2)

Cara Menyembuhkan Pernikahan Beracun Buat Kamu yang Masih Sayang Pasangan

Kamu Mencium Gelagat Mencurigakan

Dia sering bertingkah aneh atau bahkan berlebihan ketika kamu sedang mengorek kebenaran dari pasangan. Misalnya bertanya mengenai saldo rekening bersama yang kalian miliki, mempertanyakan email yang sedikit mencurigakan, atau pesan singkat yang tidak wajar.

Biasanya dia akan menutup-nutupi dengan reaksi yang tidak seharusnya seperti mengelak atau mengalihkan pembicaraan. Dia juga tidak segan untuk marah jika kamu memaksa ingin tahu.

Bagaimana pun, pernikahan berdasar pada kejujuran layaknya sepasang sahabat kan? Ketidakjujuran akan menghancurkan fondasi pernikahan itu sendiri.

Mengisolasi Pergaulanmu

Mungkin dia akan mengatasnamakan cemburu saat melihat kamu sedang ngobrol dengan lawan jenis padahal ini urusan sepele. Semua ada kadar wajarnya. Kalau dia terlalu berlebihan, itu juga tidak baik. Apalagi jika ternyata dia tidak membatasi interaksinya dan hanya fokus membatasimu.

Menikah bukan berarti batasan ya. Bukan pula berarti berhenti menjadi diri sendiri. Yang benar, pernikahan yang bahagia dapat membuat kamu dan pasangan menjadi pribadi yang lebih dewasa dan terbuka satu sama lain.

Jika pasangan tidak mengizinkan kamu bersosialisasi dengan orang lain, ini bisa memicu masalah di lain hari. Kan selama tidak melampaui batas, berhubungan dengan orang lain tidak masalah.

Menyalahi Privasi

Kamu mungkin pernah mempergoki pasangan sedang menguping percakapanmu dengan orang tua atau teman. Mungkin juga dia pernah sengaja bangun tengah malam untuk memeriksa handphone milikmu. Dalam kasus yang lebih ektrem, dia berusaha menjebakmu tentang masa lalumu.

Cinta yang tidak sehat penuh dengan kecemburuan, keputusasaan, termasuk memaksa masuk pada wilayah privasi. Jangan anggap cemburu itu lucu ya. Kalau kecemburuan diikuti dengan pelanggaran privasi, itu berbahaya. Kalau kamu tertarik mengetahui tanda pernikahan beracun yang lain, simak artikel berikutnya ya.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *