18 Cara Mengatur Keuangan untuk Pasangan Baru (Bagian II)
Kategori: Home and Living

Cara Mengatur Keuangan – Setelah menyimak cara mengatur keuangan untuk pasangan baru bagian pertama, masih ada lo bagian berikutnya. Tips-tips ini bukan cuma bakal membuat kamu dan pasangan seperti tim yang profesional tapi juga mengembangkan fondasi perkawinan untuk menahannya dari hal-hal yang mungkin menyerang.

Penasaran? Yuk simak tips lanjutan berikut ini!

Cara Mengatur Keuangan untuk Pasangan Baru

Bagi Tanggungjawab

Pengaturan keuangan dalam pernikahan bukan hanya perkara berdiskusi dengan cepat dan kemudian satu orang yang membawa “bola”-nya. Hal ini melibatkan dua orang yang bekerjasama dan membagi tanggungjawab secara adil. Contohnya, suami dan istri sama-sama ambil peran dalam pengambilan keputusan, perencanaan belanja, dan pembayaran tagihan.

Jika tanggungjawab ini tidak dibagi dengan baik, dikhawatirkan satu pihak akan clueless. Bisa saja urusan keuangan kacau karena tidak ada yang mengingatkan. Tagihan tidak dibayar, utang menumpuk, dan betapa posisi keuangan yang mapan dapat hancur dengan cepat.

Nah, demi menjamin kesejahteraan kamu dan pasangan, masing-masing pihak harus tahu gambaran keseluruhan keuangan dan ikut bertanggungjawab atas itu.

Lontarkan Subyek Sensitif dengan Penuh Cinta

Kalau ada situasi pelik muncul bahkan membuat kamu kesal, jangan lakukan sesuatu yang akan merugikan hubungan. Bawalah hal-hal rawan itu dengan penuh kehati-hatian dan penuh cinta. Misalnya, kamu merasa pasangan menghabiskan banyak uang untuk berbelanja bulanan, jangan lantas meneriaki dan memojokkannya.

Kamu bisa menggunakan kata “kita” sebagai tanda bahwa bukan cuma dia yang kurang hati-hati tapi juga kamu. Setelah itu, kamu dan pasangan bisa langsung mencari cara agar dapat kembali pada anggaran yang benar. Melihat satu masalah sebagai masalah tim merupakan cara menghindari konflik.

Temukan Tingkat Risiko yang Tepat sebagai Pasangan

Ketika kamu mempertimbangkan investasi dan gaya hidup, sebaiknya pasangan juga berada pada mendukung. Kenyataannya, kamu mungkin tipe orang yang suka mengambil risiko tapi pasangan belum tentu termasuk tipe seperti itu.  

Contohnya, kamu berencana berinvestasi saham tapi pasangan melarang karena terlalu takut dengan risikonya. Sebaiknya diskusikan dahulu sebelum kamu memutuskan apalagi dana yang kamu gunakan berasal dari rekening bersama. Usahakan untuk menemukan jalan tengah.

Ingat, ini bukan perkara kamu sendiri sebagai individu tapi sepasang suami istri. Keribetan ini sudah pasti akan terjadi, tapi bukan berarti tidak bisa dicari jalan keluarnya kan?

Bekerja sebagai Pasangan

Menikah berarti tidak lagi memakai keegoisan ya. Agar bisa bekerja layaknya tim, suami dan istri harus memiliki satu tujuan yang sama. Bekerjasamalah untuk menemukan cara untuk mencapai tujuan ini. Dorong pasangan untuk maju dan tegar. Waspadai juga kelemahanmu serta  kekuatanmu. Kekuatan inilah yang seharusnya kamu sinergikan dengan kekuatan pasangan.

Jenis-Jenis Tanaman Hias Minim Perawatan untuk Kaum Sibuk

Bersikap Jujur

Jujur selalu menjadi cara mengatur keuangan untuk pasangan baru terbaik. Jika kamu mengacau seperti menghabiskan uang hal yang tidak seharusnya, katakan pada pasangan dan akui kesalahan itu sebagai kesalahanmu sendiri. Mungkin pasangan akan kecewa tapi setelah rasa kecewanya mereda dia akan menghormatimu karena sudah mau jujur dan terbuka.

Berbohong soal keuangan pada pasangan bisa membawa dampak buruk seperti perceraian. Jadi, jangan pertaruhkan rumah tanggamu kalau mau langgeng.

Percaya pada Pasangan

Kecuali kamu menemukan pasanganmu berbohong, percayakan dia untuk ikut mengatur uang. Terlalu mengawasi gerak-gerik pasangan pastinya akan melukai harga dirinya. Jangan selalu bertanya berapa banyak uang yang dihabiskan pasangan seharian. Jika kamu penasaran, mengecek riwayat transaksi merupakan langkah terbaik.

Melihat kamu yang mempercayainya, dia pasti akan berusaha untuk tetap menjaganya. Memberinya kepercayaan tidak ada salahnya kok.

Saling Belajar

Jangan sekali-kali berpikir bahwa kamu satu-satunya orang yang tahu mengenai kondisi keuangan. Beri pasangan kesempatan untuk ikut mengatur keuangan. Siapa tahu dia justru lebih disiplin dan berpengalaman dibandingkan kamu dalam mengatur uang. Bukan tidak mungkin kan ada hal yang kamu lebih tahu dan pasangan lebih tahu. Jika bisa sama-sama mempelajari, bukankah tim kalian hebat?

Lakukan dengan Sungguh-Sungguh

Berusahalah sepenuhnya untuk mengurus keuangan bersama pasangan. Jika kamu mencari pembenaran ketika kamu melakukan kesalahan seperti pembelian di luar kendali, artinya kamu tidak 100 persen melakukannya. Kalau yang kamu perjuangkan hanya setengah-setengah, tunggu saja saat kehancurannya.

Ingat Hakikat Pernikahan

Jika kamu mencintai pasangan, kegoncangan keuangan seharusnya bukan menjadi soal. Masalah itu seharusnya bisa membuat kamu dan pasangan belajar mengatasinya sehingga bisa tumbuh bersama. Kamu dan pasangan masih cukup muda kok untuk memetik hikmahnya.

Urusan uang memang bisa sangat tricky. Saat kamu sangat marah pada pasangan karena mengacaukan keuangan, lihatlah dia kembali sebagai seorang yang kamu kasihi. Yakinlah bahwa akan ada kesempatan lain untuk memperbaiki kesalahan itu. Dunia belum berakhir!

Jadi, bagaimana 18 cara mengatur keuangan untuk pasangan baru. Sudah siap untuk mempraktikkannya?

Pelajari Yuk! 18 Cara Mengatur Keuangan Pasangan Baru (Bagian I)

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *