9 Makanan Kaya Protein yang Baik untuk Ibu Hamil
Kategori: Pregnancy

Makanan Kaya protein – Agar bayi sehat, kamu butuh asupan gizi yang cukup. Salah satu unsur yang harus dipenuhi adalah protein. Zat ini penting untuk menunjang pertumbuhan bayi. Tentu kamu ingin buah hati tumbuh sehat di dalam kandungan hingga lahir nanti. Karena itu, kamu perlu mengonsumsi makanan kaya protein. Dalam kondisi normal, perempuan dewasa memerlukan 75 gram protein. Kalau sedang hamil, jumlah ini bertambah dua kali lipat.

9 Makanan Kaya Protein yang Baik untuk Kehamilan

Daging Unggas

Salah satu makanan yang sarat protein adalah daging unggas. Daging ayam mengandung 23 sampai 25 gram protein per 3 ons. Kamu bisa menggabungkannya dengan aneka sayuran dan kacang-kacangan agar nutrisi bertambah. Biar kamu tidak bosan, kamu bisa meniru resep di internet. Siapa tahu nafsu makanmu bisa bertambah.

Telur

Tentu saja makanan yang satu ini masuk ke dalam daftar makanan yang mengandung protein. Selain murah, telur juga mudah didapatkan. Karena itu, kamu bisa menyetok telur untuk menambah asupan protein selama hamil.

Satu butir telur besar menyimpan 6 gram protein. Kandungan protein tertinggi ada pada bagian putih telur yaitu 3,6 gram dan pada bagian kuning telur mengandung 2,7 protein. Protein yang tinggi di dalam telur membuatnya menjadi makanan diet protein yang baik. Kamu juga bisa berkreasi dengan telur sehingga tidak pernah bosan.

Daging Merah

Sumber protein berikutnya bisa kamu temukan pada daging merah seperti sapi. Nah, biar makin sehat pilihlah daging tanpa lemak. Selain kaya protein, daging merah tanpa lemak baik untuk jantung. Tiga ons daging sapi tanpa lemak mengandung 26 gram protein sementara pada daging domba sebesar 23 gram.

Mau menjadikan daging merah sebagai bintang utama atau lauk pendamping di piring tidak masalah karena protein dalam daging merah tinggi dan berkualitas.

Catat, 7 Minuman Kemasan yang Berbahaya untuk Ibu Hamil

Doyan Banget, Tapi Bolehkah Makan Pedas saat Menyusui?

Seafood

Makanan laut menjadi makanan kaya protein berikutnya. Selama kamu memilih dengan bijak, makanan yang berasal dari laut ini aman dikonsumsi. Kamu bisa mengonsumsi 12 ons makanan laut bebas merkuri untuk memenuhi asupan protein.Eh, saat menyusui nanti kamu juga bisa tetap mengonsumsinya.

Kacang-kacangan

Selain sumber protein hewani, kamu juga bisa melirik protein nabati. Kacang-kacangan seperti almond, kenari, kacang tanah, atau kacang mete merupakan sumber protein yang baik. Satu ons kacang atau setara dengan satu genggaman orang dewasa mengandung  4 hingga 7 gram protein.

Biji-bijian seperti biji bunga matahari, chia seed, biji labu, dan wijen juga mengandung protein. Jumlahnya tidak main-main yaitu mencapai 5 hingga 9 gram. Kamu juga bisa mengonsumsi selai kacang. Dalam dua sendok selai kacang terkandung 7 gram protein. Hm, lumayan banget kan?

Tapi kamu harus ingat untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini dalam jumlah yang wajar.  Masalahnya, kacang mengandung kalori yang tinggi.  

Brokoli

Dibandingkan jenis sayuran lain, brokoli mengandung protein yang lebih tinggi. Sayuran berwarna hijau ini juga memiliki vitamin C serat, kalium, dan vitamin K. Selain itu, sayur ini juga mengandung asam folat. Pokoknya tidak ada alasan kamu tidak mengonsumsnya. Cara pengolahan yang baik adalah merebus, menumis dan mengukus.

Yoghurt

Meskipun dihasilkan dari proses fermentas, tapi kandungan protein di dalamnya tidak hilang. Yoghurt bisa membuat ibu hamil tidak gampang lemas dan janin jadi lebih sehat. Biar lebih nikmat, kamu bisa menikmati semangkuk yoghurt dengan potongan buah segar seperti mangga atau stroberi.

Susu

Sudah jelas susu merupakan sumber protein. Susu yang berasal dari hewan maupun tumbuhan sama baiknya. Susu dapat memperkuat tulangmu selama masa kehamilan.

Gandum

Gandum bisa menjadi pengganti nasi. Di dalamnya terdapat protein yang cukup baik. Selain itu, seratnya juga tinggi. Mengonsums gandum akan membantu janin lebih sehat.

Fungsi Protein untuk Ibu Hamil dan Janin

Selama hamil, kamu butuh asupan protein agar tetap sehat. Selain itu protein juga memiliki tugas penting lain yaitu membuat ibu hamil tidak gampang lelah. Lalu apa manfaat protein untuk janin?

Protein dapat mencegah permasalahan pada otak, mencegah masalah persendian termasuk otot, mencegah masalah tulang, dan menghindarkan bayi dari risiko berat badan rendah. Hm, memang tidak main-main ya fungsi protein ini. O ya, seiring usia kandungan, kebutuhan protein juga akan meningkat.

Meski demikian, kamu harus waspada jika kelebihan mengonsumsi protein. Kamu bisa mengalami kenaikan berat badan yang tidak sehat. Selain itu, kamu juga berisiko menimbun lemak jenuh sehingga meningkatkan kolesterol.

Untuk janin, protein berlebih dapat mengganggu perkembangan normalnya. Menakutkan ya? Karena itu, kamu perlu sangat memperhatikan asupan yang satu ini.

Kebutuhan protein paling banyak saat kehamilan menginjak trimester kedua dan ketiga. Jadi, awal kehamilan nanti tidak perlu banyak-banyak mengonsumsi makanan kaya protein. Gimana, sudah jelas?

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *