Cara Mengatasi Mertua yang Menyebalkan dan /Otoriter
Kategori: Relationship
hasil penelusuran terbaik cara mengatasi mertua yang menyebalkan

Cara Mengatasi Mertua yang Menyebalkan – Kamu mungkin sedang mencari cara menghadapi mertua yang menyebalkan karena merasa sudah tidak tahan. Hm, untuk sebagian besar suami istri, berhubungan dengan orang tua masing-masing pasangan memang menjadi bentuk “negosiasi”. Kamu harus berdampingan karena mereka adalah orang tua pasangan. Sayangnya, tidak selamanya hubungan ini berjalan dengan baik. Bahkan terkadang, bisa menyulut konflik dalam pernikahan.

Kadang, ada mertua yang kerap membuat masalah sehingga kamu terpancing emosi. Beberapa hal yang dilakukan mertua bisa saja berimbas pada rumah tangga. Sama ketika suami terkena satu kasus, sebagai istri juga kena getahnya. Betul tidak?

Contoh lainnya, saat istri sebal dengan ibu mertua, suami akan melakukan validasi emosi. Hendaknya, dia bilang “Iya, ibu memang orangnya suka begitu. Wajar kalau kamu marah”.

Meskipun ini tampak menormalisasi perasaan istri, ternyata hal ini cukup bisa meredakan emosi. Nah, kalau kamu sepertinya sudah tidak kuat menahan emosi karena merasa mertua sudah sangat menyebalkan, ada baiknya menyimak tips berikut ini!

Cara Mengatasi Mertua yang Menyebalkan

Kamu tidak perlu terlalu stres memikirkan tingkah laku mertua. Betikut ini cara mengatasi mertua yang demen bikin sebal.

1. Tetapkan Batas Tegas dan Tanggapi Saran dengan Baik

Ada kalanya kamu merasa berterima kasih karena diberi saran dan wejangan seputarr rumah tangga dan mengurus anak karena mereka sudah sangat berpengalaman. Tapi, di satu sisi, kamu mulai jengah karena kondisi rumah tanggamu tidak sama dan merasa tidak harus mengikuti anjuran sama persis dengan cara mertua.

Kalau sudah begini, tidak masalah kok kalau kamu bersikap tegas. Tegas di sini bukan meledak-ledak ya. Kamu bisa menyampaikannya dengan cara yang baik.

Apa pun saran yang mereka berikan, jadilah dirimu sendiri. Jika mereka gigih atau terkesan memaksakan kehendak, beri penjelasan akan konsekuensi yang mungkin akan kamu dan suami dapatkan. Sampaikan juga bahwa kamu dan suami memiliki batasan dan berhak membuat sendiri dengan segala konsekuensinya.

Kamu dan suami boleh lo menolak saran mertua dengan lembut. Misalnya mengatakan, “Terima kasih atas saran ayah ibu. Tapi kami ingin menjalani rumah tangga kami.” Bisa juga dengan mengatakan bahwa zaman telah berubah dan mungkin saran mereka sudah tidak relevan.

2. Alihkan Perhatian

Cara mengatasi mertua yang menyebalkan selanjutnya adalah mengalihkan perhatian. Bisa jadi, ketika mertua memberi wejangan, mood kita sedang tidak baik. Kalau hal ini terjadi, coba tarik dan tahan napas, minum air, dan kembali duduk. Kamu juga bisa mendengarkan musik favorit dan bernyanyi.

Supaya Langgeng, Cara Melindungi Pernikahan dari Perceraian

Ini Lo Ciri Mertua Cemburu dan Cara Mengatasinya

O ya, mengatakan jujur pada suami bahwa kamu sedang tidak mood menggikuti perintah mertua juga akan membantu menyalurkan isi hati. Meskipun cara ini seperti berjalan memutar atau mengalihkan perhatian, hal ini baik untuk menghadapi hubungan beracun yang tidak mungkin diputuskan. Susah kan kalau mau putus dengan mertua? Yang bisa dilakukan hanyalah mencari trik agar hubungan bisa lebih baik.

Jadi, kalau pas saat itu mertua ada di hadapanmu, bangkit dan ambillah air dan arahkan pada topik ringan lainnya. Membuatnya bernostalgia dengan masa-masa pernikahan atau kelahiran suami juga tidak masalah.

3. Jangan Ambil Hati

Menikahi suami berarti juga “menikahi” keluarganya. Kamu tidak bisa hanya bersama suami dan mengabaikan mertua. Mungkin kamu sedikit kurang beruntung karena mendapat mertua yang sedikit cerewet dengan berbagai persoalannya.

Tapi, memahami dari mana masalah keluarga suami berasal dapat membantumu belajar cara mendekati mereka. Mengasuh anak dalam waktu yang tidak sebentar dan harus melepaskan mereka untuk memilih pasangan merupakan fase yang cukup sulit dilakukan. Jadi, wajar jika orang tua kesulitan mengerem “kasih sayangnya” meski tahu anaknya telah berkeluarga.

Mereka umumnya akan merasa diduakan (atau mungkin dilupakan) karena anak mereka lebih memperhatikan pasangannya. Oleh karena itu, kamu tidak perlu terlampau reaktif jika mertua seperti sedang cari perhatian kepada suami. Sebaliknya, kamu harus terus memberi mereka pengertian bahwa anak mereka telah berkeluarga dan sudah saatnya mengatur hidupnya sendiri.

4. Lihat dari Sudut Pandang Mertua

Mertua juga manusia biasa. Mereka bisa saja melakukan kesalahan. Mereka juga pasti menyadari bahwa anaknya telah berkeluarga dan sudah saatnya dilepaskan. Sayangnya, pengertian ini mungkin akan merasuk lebih lambat. Penerimaan setiap orang tidak sama.

Intinya, ketika kamu melihat bahwa hubunganmu dengan mertua tampak sulit, cobalah untuk memberi simpati pada mereka. Kamu juga sepatutnya mengapresiasi ketika ada hal positif yang terjadi. Ingat, di dunia ini tidak ada orang yang 100 persen buruk.

Coba ingat-ingat, pasti mertua pernah menghormati waktu kebersamaanmu dengan suami. Atau setidaknya, mertua pernah memuji masakan atau hadiah pilihanmu. Gimana, sudah tidak jengkal lagi dengan mertua kan? Semoga cara mengatasi mertua menyebalkan di atas bermanfaat.

Tags: ,