Hadist Suami Menyakiti Istri, Azabnya Tak Main-Main
Kategori: Relationship
hasil penelusuran terbaik hadist suami menyakiti istri

Hadist Suami Menyakiti Istri – Apakah ada hadist suami menyakiti istri? Tentu saja ada. Islam merupakan agama yang lengkap. Semua sudah diatur agar umat hidup terarah dan diridhoi Allah SWT, termasuk urusan rumah tangga.

Dalam Islam, wanita dianggap sebagai perhiasan dunia. Artinya, wanita adalah makhluk istimewa. Mereka begitu tegar dan kuat. Tapi, di sisi lain wanita bisa rentan dan rapuh. Sebagai suami beriman, pantang menyakiti istri baik secara fisik maupun psikis.

Hadist Suami Menyakiti Istri dan Hukumnya

Di luar sana masih banyak suami yang dengan enteng main tangan pada istrinya ketika berbuat salah. Padahal, masalah bisa diselesaikan tanpa harus menyakiti fisik. Bukannya kapok, istri justru akan menderita luar dan dalam. Lagi pula, Islam melarang keras suami yang asal main pukul. Yuk, simak hadist berikut ini:

Betul banget kan kalau Islam tidak pernah mengajarkan umatnya untuk berlaku kasar kepada wanita? Mereka memiliki perasaan yang lembut dan sangat mudah tersentuh. Jika disakiti sedikit saja, maka mereka akan sakit hati.

Oleh karena itu, wanita harus diperlakukan dengan baik. Jika wanita melakukan kesalahan, jangan hadapi dengan kemarahan yang keras. Bukannya patuh, justru perlakuan itu akan membuat wanita memberontak dan sedih hatinya.

Hukum Menyakiti Hati Istri

Laki-laki memang didapuk menjadi kepala keluarga. Tapi bukan berarti dia dengan bebas memukul dan membentak istri. Selama yang diperbuat istri bukanlah dosa besar, sebaiknya suami memaafkan.

Bagaimana pun, tidak ada istri yang sempurna. Tidak baik jika hanya mengingat keburukan istri. Seorang istri adalah anak yang rela meninggalkan rumah orang tuanya dan bersedia hidup bersama suami. Pengorbanannya sungguh banyak. Dia bangun paling pagi untuk menyiapkan makanan, membuat rumah nyaman, dan melahirkan serta merawat anak-anak. Lalu bagaimana jika istri melakukan dosa besar? Allah SWT telah memberikan jawabannya dalam surat An-nisa ayat 34 yang artinya:

Dalam ayat di atas, dijelaskan 3 hal yang boleh dilakukan suami ketika dia merasa istrinya memperlakukannya dengan tidak adil:

  1. Menasehati istri dengan tutur kata yang baik (tidak membentak)
  2. Jika istri masih tidak bisa dinasehati, suami dibolehkan untuk mendiamkannya (pisah ranjang).
  3. Kalau masih tidak mempan, suami baru boleh memukulnya.

Khusus poin ketiga, Islam memberi ketentuan yaitu tidak memukul dengan pukulan menyakitkan dan tidak memukul wajah. Pukulan juga tidak boleh dilakukan dengan tongkat atau benda keras. Hanya tangan yang diperbolehkan. Ingat, pukulan ini bukan untuk menyakiti tapi untuk pelajaran.

Kata Kata Sindiran buat Suami Pembohong, Bikin Kapok dan Sadar

Kata Mutiara Suami Kepada Istri, Penuh Nasehat dan Ungkapan Cinta

Dalam hadist suami menyakiti istri yang lain, Rasulullah SAW bersabda Beliau tidak menyukai laki-laki yang berbuat kasar.

Hadist tersebut mengingatkan agar suami tidak kasar pada istri. Sangat tidak pantas jika sering memukuli istri tapi masih minta jatah setelahnya.

Azab Suami yang Menyakiti Hati Istri

Sering ya ada berita tentang suami yang menganiaya istri. Tentu saja hal ini sangat miris. Wanita yang sudah banyak berkorban masih harus mengalami kejadian pahit oleh suaminya sendiri.

Para suami durjana itu lupa ada azab yang siap menanti mereka karena perbuatan kejinya terhadap istri. Haram hukumnya seorang suami yang membuat istrinya menangis tanpa hak. Hal ini dapat ditemukan pada Al Quran surat Al Ahzab: 84.

Ketika suami berbuat zalim terhadap istri, dia telah berdosa besar dan tubuhnya tidak lagi diharamkan dari neraka. Sebaliknya, jika suami membahagiakan hati istrinya, gugurlah semua dosa-dosanya.

Jadi, sangat masuk akal jika pernikahan disebut sebagai jalan masuk surga paling mudah. Semua perlakuan baik suami terhadap istri atau istri terhadap suami, diganjar pahala. Suami yang memperlakukan istrinya dengan baik adalah orang yang sempurna. Rasulullah SAW pernah bersabda:

Memperbagus sikap kepada istri merupakan sikap seorang mukmin. Dia tahu bahwa kebahagiaan istrinya merupakan kebahagiaannya dan kesedihan istri adalah sedihnya. Dia tidak akan tega melihat istri tercinta menangis.

Suami yang tahu betul bagaimana memperlakukan istri akan mendapat perlakuan yang sama dari istrinya. Dia akan makin berbakti pada suami dan mencintainya sepenuh hati. Rumah tangga pun terasa makin harmonis jika kedua pihak tahu cara menempatkan diri.

Cara Membahagiakan Istri; Tidak Pelit

Membahagiakan istri bisa dengan berbagai cara di antaranya tidak pelit. Sering dengar bukan jika rezeki suami bisa lancar karena istri. Biar lebih tercerahkan, yuk simak hadits rezeki suami tergantung istri berikut ini:

Ketika suami tidak pelit, istri tidak akan segan untuk mendoakan kesuksesan suami. Rumah tangga akan selalu bahagia karena istri tidak sedang menanggung kesedihan karena suami tidak mau memberikan uang belanja yang cukup. Dalam hadist di atas sudah diterangkan bahwa Allah akan mencukupkan harta seorang suami yang tidak pelit pada istri.

Suami harus memahami urutan penerima nafkahnya yaitu istri dan anak, orang tuanya, baru terakhir tetangganya. Jadi, tidak dibenarkan jika seorang suami sibuk bersedekah tapi menelantarkan istri dan anaknya. Perbuatan ini tergolong menyakiti istri. Hukumannya tidak main-main, lo.

Lalu bagaimana sikap istri jika memiliki suami yang melalaikan kewajibannya seperti ini? Islam sangat menganjurkan untuk memaafkan dan bersabar. Teruslah berdoa agar Allah membuka hati suami agar memperbaiki sikapnya.

Semoga hadist suami menyakiti istri dan rezeki suami tergantung pada istri di atas bermanfaat ya.

Tags: , ,