Tips Mengatasi Stres Anak dengan Play Therapy, Sudah Tahu?
Kategori: Parenting
tips mengatasi stres anak

Tips Mengatasi Stres Anak – Siapa bilang cuma orang dewasa yang bisa stres. Anak-anak pun bisa lo mengalaminya. Salah satu tips mengatasi stres anak adalah dengan play therapy. Pernah dengar belum? Yuk, simak ulasan berikut ini.

Tips Mengatasi Stres Anak dengan Play Therapy; Pengertian

Play therapy adalah metode yang dipakai untuk membantu anak dalam hal komunikasi dengan cara bermain. Meski terlihat seperti bermain biasa, tapi kegiatan yang satu ini bisa membantu orang tua mengamati dan memahami permasalahan anak.

Bermain  tidak hanya dilakukan di luar rumah ya. Apa pun kegiatan yang bisa membuat anak senang bisa disebut bermain.

Ciri Anak yang Mengalami Stres

Mungkin banyak orang tua yang tidak tahu seperti apa ciri anak stres. Hal ini wajar karena biasanya anak tidak mengekspresikannya sejelas orang dewasa. Tapi, ada beberapa ciri yang bisa dijadikan patokan. Di anratanya:

Perubahan Perilaku

Jika kamu mendapati perilaku anak berubah, bisa jadi dia mengalami stres. Contohnya, si kecil biasanya adalah anak penurut. Tapi, dia berubah menjadi pemberontak. Perilaku yang berubah dari postif ke negative bisa menjadi indikasi anak sedang stres.

Menghindar atau Menyendiri

Indikasi lain anak sedang stres adalah sering menghindar atau lebih senang menyendiri. Anak yang tadinya ceria dan aktif kemudian berubah menjadi lebih pendiam. Dia lebih memilih menarik diri dari lingkungan.

4 Cara Memilih Mainan Anak Perempuan Murah dan Asyik

10 Kalimat Ajaib untuk Mengatasi Anak Menangis Tanpa Sebab

Mendampingi Anak Sekolah Online Tanpa Gemas dan Lemas

Mengalami Gangguan Psikosomatis

Merasa sakit tapi tidak ditemukan gejala merupakan indikasi psikosomatis. Sebagai orang tua mungkin kamu bingung karena keluhan anak hilang ketika dibawa ke dokter. Contohnya, anak merasa sakit perut tapi ketika dibawa ke dokter tidak ada keluhan.

Napsu Makan Berubah

Indikasi ini bisa berkebalikan ya. Misalnya anak yang tadinya banyak maakan kemudian menjadi malas makan. Bisa juga dari yang malas makan menjadi banyak makan.

Sulit tidur

Sama seperti orang dewasa, sulit tidur karena stres juga bisa dialami anak-anak. Biasanya anak bisa tidur dengan mudah tapi entah kenapa dia jadi susah tidur atau sering terbangun di malam hari.

Sulit Fokus atau Konsentrasi

Indikasi berikutnya adalah sulit konsentrasi. Dia jadi lebih sering melamun atau kehilangan fokus.

Kalau diperhatikan semua ciri di atas tidak berbeda ya dengan indikasi stres pada orang dewasa. Oleh karena itu, orang tua harus segera mengambil tindakan jika menemukan ciri-ciri di atas.

Apa Saja Kegiatan Play Therapy untuk Anak?

Kalau ciri-ciri di atas ditemukan pada anak, sebaiknya orang tua memulai play therapy. Kelebihan terapi ini, anak akan lebih mudah didekati. Anak juga lebih bebeas mengekspresikan perasaannya.

Tips mengatasi stres anak balita bisa kamu coba dengan bermain peran. Misalnya kamu tahu dia sering bertengkar dengan sang kakak. Maka, kamu bisa mengajaknya bermain peran sebagai adik dan kakak ketika berkelahi.

Dengan permainan tukar peran ini, kamu dapat memberi contoh bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan kakaknya dengan baik.

Cara lain yang bisa diambil dengan mengajaknya bermain tanah liat, kotak pasir, menari atau menyanyi.

Tapi sebelum bermain, alangkah baiknya jika kamu memperhatikan situasi. Jika anak dalam kondisi yang kurang baik, buatlah permainan dengan sedikit aturan.

Pahami Permasalahan Anak dengan Play Therapy

Untuk memahami permasalahan anak, diperlukan komunikasi dua arah. Jika anak adalah tipe pendiam, kamu bisa memilih play sand therapy atau bermain pasir. Minta anak untuk menggambar apa yang dia rasakan.

Hasil gambar anak bisa dianalisis sehingga kamu tahu apa yang tengah dia rasakan. Ajak anak berkomunikasi untuk memecahkan masalah yang mengganggunya. Kalau anak tetap diam, cari cara lain untuk membuatnya bicara dengan memberikan apa yang dia suka.

Selain memulai dengan hal yang disukai anak, buatlah lingkungannya nyaman. Hal ini penting agar anak senang selama dalam melakukan play therapy.

Kapan Waktu Anak Bisa Bermain?

Sebenarnya, tidak ada aturan khusus mengenai waktu bermain. Tapi jika ingin melakukan terapi bermain, kamu bisa mengatur jadwal dengan pasangan untuk melakukannya.

Tidak perlu waktu lama kok untuk melakukan terapi ini. Yang penting ketika bermain dengan anak dilakukan dengan sungguh-sungguh sehingga berkualitas.

Banyak lo yang akhirnya tidak mendapat hasil maksimal karena tidak sungguh-sungguh bermain dengan anak. Pikiran orang tua masih terpaku pada hal lain. Sedapat mungkin jauhkan diri dari smartphone dan fokuslah pada anak.

Jangan dikira anak tidak tahu ketika kamu tidak benar-benar fokus untuknya, kalau anak sampai merasa demikian, kamu akan lebih sulit mengungkap permasalahan anak. Kehadiran yang lebih dari fisik tentu lebih diharapkan oleh anak.

Sedih pasti ya mendapati buah hati merasa cemas atau tertekan. Oleh karena itu, sudah selayaknya orang tua ada untuk membantunya menyelesaikan masalah. Demikian tips mengatasi stres anak dengan play therapy. Semoga bermanfaat.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *