Masih Nyut-nyut? Ini Lo 5 Penyebab Bekas Caesar Nyeri
Kategori: Pregnancy

Penyebab Bekas Caesar Nyeri – Operasi sudah selesai, tapi apa yang menjadi penyebab bekas caesar nyeri ya? Perlu tidak sih memeriksakan diri ke dokter? Pertanyaan-pertanyaan itu akan dijawab di sini.

Pertama, yap, kamu harus memeriksakan luka yang masih nyeri tersebut ke dokter. Terlebih lagi jika rasa nyerinya cukup parah dengan beberapa gejala penyerta seperti nyeri perut, muncul warna kemerahan pada bekas operasi, terdapat nanah, suhu badan tinggi, nyeri ketika buang air kecil, dan keputihan.

Timbulnya perdarahan juga dapat menjadi salah satu hal yang harus diwaspadai. Memperhatikan bekas operasi Caesar dengan baik harus selalu dilakukan. Lalu, apa yang menjadi penyebab rasa nyeri ini?

5 Penyebab Bekas Caesar Nyeri

Terjadi Infeksi Bakteri

Duh, ngeri ya kalau sampai ini terjadi. Kebanyakan rasa nyeri yang menyerang dikarenakan terjadinya infeksi. Luka yang dihinggapi bakteri berbahaya akan menyebabkan infeksi pada luka.

Bakteri yang umumnya menempel pada luka adalah Staphylococcus aureus. Menurut Medical News Today, banyak kasus yang menunjukkan mikroba yang menyerang adalah Staphylococcus aureus. Tapi bukan berarti bakteri lain tdak bisa menyebabkan infeksi ya.

Eh, jenis bakteri lain yang juga dapat menyebabkan infeksi adalah Enterococcus dan Escherichia coli (E. Coli). Pengobatan untuk jenis infeksi bakteri dengan antibiotik. Tapi kamu hanya bisa mengonsumsnya dengan resep dokter ya. Oleh karena itu, kamu harus memeriksakan diri ke dokter terlebih dahulu.

Infeksi Jamur

Bukan cuma bakteri yang bisa menginfeksi, jamur juga dapat menjadi pemicu nyeri. Bisa jadi, rasanyeri pada bekas luka operasi Caesar kamu karena terinfeksi jamur. Namanya, Candida, jenis jamur yang ada dalam tubuh manusia.

Candida bisa membuat seseorang terinfeksi akibat penggunaan steroid dan antibiotik yang asal-asalan. Hayo, siapa yang suka begini? Selain itu, sistem kekebalan tubuh yang lemah juga akan membuat seseorang mudah terserang candida.

Sebagai informasi, jamur ini bisa menginfeksi daerah vagina atau luka pada mulut. Untuk melawan jamur ini, kamu harus mengonsumsi obat antijamur. Tapi tentu saja semua ini atas izin dokter.

Jangan lupa untuk mengonsumsi yoghurt dan probiotik lain untuk membantu proses penyembuhan ya.

Bikin Cepat Langsing, Menu Diet Aman untuk Ibu Menyusui

7 Sebab Waktu Pembukaan Lama saat Melahirkan Normal

Terjadi Abses Luka di Perut

Penyebab bekas caesar nyeri juga bisa disebabkan abses luka pada perut. Abses terjadi karena infeksi bakteri. Biasanya, kamu akan menemukan kemerahan pada luka sayatan, merasakan nyeri tekan, dan mengalami pembengkakan di sepanjang tepi sayatan.

Pada kondisi parah, abses dapat bernanah di sekitar luka yang terinfeksi. Area yang dimaksud bisa pada sayatan rahim, jaringan parut, ovarium, dan jaringan lain.

Ada beberapa jenis bakteri yang menimbulkan abses luka juga bisa menyebabkan terjadinya endometritis. Kalau sudah begini, kamu harus mewaspadai gejala atau tanda lain misalnya nyeri pada perut, perdarahan, bengkak pada bekas luka, demam, dan badan lelah.

Selulitis

Kamu bisa saja merasa nyeri karena selulitis. Kondisi ini terjadi karena adanya infeksi bakteri staphylococcal atau streptococcal. Sebenarnya, bakteri-bakteri ini merupakan jenis yang umum ditemukan pada kulit manusia.

Selulitis terjadi karena bagian di bawah kulit meradang. Warna kemerahan serta pembengkakan dari sayatan bedah dengan cepat menyebar ke kulit di sekitarnya. Kamu akan merasakan kulit yang terkena selulitis hangat dan nyeri ketika dipegang. Tapi berkebalikan dengan abses, selulitis tidak menyebabkan muncul nanah.

Terlalu Banyak Beraktivitas Fisik

Bukan cuma terinfeksi bakteri atau jamur, nyeri padaluka Caesar juga bisa saja disebabkan aktivitas fisik yang terlalu intens.

Sangat penting untuk mematuhi saran dokter untuk berhati-hati ketika beraktivitas pasca-operasi Caesar. Kamu butuh bantuan orang lain untuk melakukan beberapa aktivitas yang menguras banyak tenaga dan gerakan. Jangan karena kamu terbiasa mandiri, kamu memaksakan diri untuk melakukan aktivitas sendiri.

Kamu harus memahami bahwa perut terdiri atas berbagai lapisan seperti kulit, lemak, otot, dan karingan penyokong lainnya. Oleh karena itu, proses penyembuhan butuh waktu. Selama masa menunggu itu, pastikan kamu tidak berlebihan dalam beraktivitas.

Jangan dulu mengangkat beban terlalu berat atau menggendong bayi terlalu lama. Hindari juga naik turun tangga dan mintalah bantuan orang lain ketika ingin mengambil sesuatu. Jangan takut dibilang manja. Semua itu demi cepat pulih.

O ya, kamu bisa menghindari rasa nyeri pada bekas luka dengan menjaga kebersihannya. Tanyakan kepada dokter atau perawat cara yang tepat. Pakailah baju yang longgar dan tidak menekan bekas luka. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat. Selain itu, makanlah makanan bergizi dan rutin minum obat-obatan yang diberikan dokter.

Demikian 5 penyebab bekas caesar nyeri. Untuk mencegahnya, kamu bisa rutin cek ke bidan atau dokter setempat ya. Terutama jika kamu menemukan sesuatu yang tidak normal pada bekas luka tersebut.

Tags: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *