Susah Tidur? Ini 15 Tips Mengatasi Insomnia saat Hamil
Kategori: Pregnancy

Insomnia saat hamil – Susah tidur juga bisa dialami ibu hamil. Biasanya insomnia saat hamil diakibatkan pola tidur yang buruk, aktivitas fisk yang terlalu banyak, dan emosi yang tidak stabil. Nah, agar insomnia tidak mengganggu kesehatan, gangguan ini harus segera diatasi.

15 Cara Mengatasi Insomnia saat Hamil

Gunakan Aplikasi

Tidak ada salahnya menggunakan aplikasi semacam snooze-tracking untuk membantumu tidur. Kamu bisa mencatat kebutuhan tidurmu. Aplikasi ini juga akan membantumu mengetahui tingkat kelelahan sepanjang hari serta hal-hal lainnya.

Tujuannya, mengidentifikasi aktivitas mana yang membantu tidur lebih baik atau justru merusaknya. Selain itu, kamu jadi tahu seperti apa histori kesehatanmu.

Lakukan Terapi

Langkah ini biasanya umum ditempuh. Kebanyakan pasien akan memiliki kualitas tidur yang lebih baik karena ditangani oleh ahli. Kalau ingin melakukannya secara mandiri juga aman kok. Kamu bisa mencari langkah-langkahnya di internet atau membeli buku panduannya.

Atur Pola Tidur secara Rutin

Pertama, temukan aktivitas apa yang membantumu tidur tepat waktu. Pastikan kamu mematuhi jadwal ini hingga membentuk pola. Konsistensi merupakan kunci untuk mengatasi insomnia. Secara otomatis, tubuh akan mematuhi jadwal tersebut dan membuatmu mengantuk.

Gunakan Tempat Tidur dengan Semestinya

Kadang, kualitas tidur menjadi buruk karena menjadikan kamar tidur sebagai tempat segala aktivitas termasuk bekerja. Tempat tidur seharusnya hanya menjadi tempat untuk tidur dan berhubungan seksual dengan suami.

Pilih Kasur

Salah satu faktor mengapa ibu hamil sulit tidur bisa jadi karena tempat tidurnya yang tidak nyaman. Kalau kasur sudah nyaman, sekarang melengkapinya dengan bantal dan guling yang sesuai. Eh, kamu bisa lo membeli guling kehamilan untuk menopang perut dan punggung lebih baik.

O ya, jangan lupakan pemilihan waktu istirahat ya. Boleh kok tidur siang selama 10-20 menit sehari. Tapi hindari tidur pada sore hari karena akan membuat kamu sulit tidur di malam hari.

Jangan Merokok

Insomnia atau tidak, kamu harus berhenti merokok saat hamil. Dan lagi, merokok dapat meningkatkan peluang seseorang mengalami insomnia. Hal ini dikarenakan zat nikotin yang ikut masuk ke dalam darah dan mempengaruhi kualitas tidur.

Berkonsultasi dengan Dokter Kandungan

Kalau semua cara yang kamu lakukan untuk mengatasi insomnia tidak kunjung membuahkan hasil, tampaknya kamu harus berbicara kepada dokter kandungan. Dokter mungkin akan memberi saran lain atau obat-obatan untuk mengatasi insomnia saat hamil. Ingat, jangan asal membeli obat tidur ya.

7 Hal yang Akan Kamu Alami saat Hamil Trimester Kedua

7 Sebab Waktu Pembukaan Lama saat Melahirkan Normal

Olahraga Pagi

Sebuah riset mengungkapkan kalau aktivitas fisik seperti aerobik bisa meningkatkan kualitas tidur. Kamu juga bisa melakukannya 3 jam sebelum tidur pada malam hari. Poin utamanya, jangan terlalu mepet dengan jam tidur yak arena tubuh butuh waktu untuk menurunkan ketegangan.

Ungkapkan Kegelisahan

Coba habiskan sekitar 15 menit pada pagi hari untuk mengatasi kegelisahan yang kamu rasakan. Dengan begitu kegelisahan ini tidak akan berlanjut ketika waktu tidur datang. Kamu bisa menuliskannya pada blog atau buku harian.

Menghabiskan hal yang membuat nyaman akan membuat tidur lebih nyaman. Selain itu, menyelesaikan semua pekerjaan sebelum jam tidur juga akan membantu. Kadang, hal-hal kecil dapat memengaruhi tidur seseorang.

Hindari Kafein

Jangan berpikir kalau kafein hanya terkandung dalam kopi ya. Teh dan cokelat panas juga memiliki kafein di delamnya. Sedapat mungkin hindari semua makanan dan minuman berkafein jika ingin tidurmu nyenyak.

Berjemur

Terkena paparan sinar matahari juga baik lo untuk memperbaiki kualitas tidur. Jadi, lakukan beberapa aktivitas yang mengharuskanmu keluar rumah ya. Sinar matahari pada siang hari akan menyeimbangkan melatonin yang sehat sehingga bisa membantu tidur di malam hari.

Makanlah untuk Tidur

Jangan biarkan perut kosong saat akan tidur agar tidurmu nyenyak. Cobalah mengonsumsi makanan magnesium tinggi, seperti kacang (almond dan mete) dan bayam. Konsumsi juga makanan dengan vitamin B kompleks (sayuran hijau, kacang, dan kacang polong).

Selain makanan, beberapa ahli juga menyarankan untuk mengonsumsi suplemen dengan taurin, vitamin B6, magnesium agar insomnia teratasi.

Meditasi

Dalam sebuah riset menyebutkan, orang yang rutin bermeditasi mengalami kenaikan durasi dan kualitas tidur. Bukan cuma meditasi, latihan lain seperti yoga dan latihan pernapasan juga dapat membantu tidur lebih baik.

Redupkan Lampu

Sebaiknya redupkan lampu di kamar tidur karena akan memengaruhi kualitas tidur. Kamu bisa mulai meredupkan lampu ketika mendekati waktu tidur. Secara prikologis, otak akan mengirim sinyal untuk mengantuk.

Matikan Layar

Hayo, siapa yang suka melihat smartphone atau laptop sebelum tidur? Pancaran blue screen dari layar termasuk televisi akan mengganggu perispan tubuh untuk tidur.

Setidaknya, satu jam menjelang tidur kamu sudah mamtikan semua layar dan bersiap memejamkan mata.

Demikian 15 cara mengatasi insomnia saat hamil. Selain untuk ibu hamil, cara di atas juga bisa diterapkan seseorang dalam keadaan normal.

Tags: , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *